Post Page Advertisement [Top]

ArtikelHeader

Belajar bahagia tanpa materi





Bahagia Tanpa Syarat (BTS) sesuai buku Unconditional Happiness adalah pondasi hidup suskes , kaya dan prestasi. Tidak mudah memang mempraktikanya, apalagi kita yang sudah terbiasa serba bilang dikit-dikit uang atau materi. Konsep 'Life is Money" tidaklah salah hanya saja jika telah masuk ke dalam pikiran (mindset) akan menjadi password lama yang sulit diubah karena sudah bertahun-tahun bahkan kita sendiri lupa.

Jangan izinkan dirimu terbawa oleh konsep bahwa bahagia harus selalu materi, harta. Saya sendiri setuju bahwa kaya itu wajib , penting bagi saya dan keluarga akan tetapi jalan menuju puncak kekayaan , kesuksesan dan kemakmuran itu berliku bahkan banyak yang terjebak namun meresa tidak terbawa. Lihatlah dunia kita di kota-kota besar, dari pagi sampai malam bahkan yang dikejar adalah harta yang menarik justru yang dikejar semakin lari jauh.

Saya memiliki pengalaman ketika ingin suskes dan dihargai di keluarga istri, bekerja tidak mengenal wkatu, banting tulang dan tulang dibanting, larut malam pulang dan kerja tidak ada aturan. Bahkan rela mengadaikan waktu terbaik dengan Tuhan yaitu sholat. Sering solat terakhir dan sulitnya berjamaah, setiap hari yang dibahas adalah uang, uang dan uang.

Ketika pulang ke rumah mertua, saya menatap anak kembar yang berusia 3 bulan , seolah-olah mereka berdua bertanya "Ayah, uang dari mana yang ayah bawa". Tersentak dan tersadar, saya menangis, minimal kerana 2 hal, pertama hari itu tidak ada uang yang saya bawa sementara sangat sibuk sekali, kedua saya harus memaksa diri ini bahwa tidak boleh mengizinkan anak mendapatkan makanan dari harta yang haram.

Maka

Sebelum terlambat, peluklah anak-anakmu, bercanda dan tertawalah bersama, walau kita tidak bisa mengubah dunia namun minimal bisa mengubah hati ini yang terbelenggu dengan aturan dunia menjadi lebih terbuka dan siap menuju bahagia. Love You hamesya, selamat idul fitri 1446 .

 

Bottom Ad [Post Page]